Peran HRCS UNS sebagai pusat Rujukan dalam Riset, Pengabdian dan Pendampingan Sertifikasi Halal

Persoalan halal dan haramnya suatu produk merupakan persoalan yang serius bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam, karena menyangkut persoalan iman dan kepercayaan masyarakat. Wajar bila di Indonesia kasus ketidakhalalan produk dapat menimbulkan reaksi keras dan sensitif bagi negara yang mayoritasnya beragama Islam ini. Meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi dan menggunakan produk halal semakin membuat masyarakat selektif dalam memilih produk yang akan dikonsumsi dan ini merupakan tantangan yang harus direspon oleh pemerintah, pelaku usaha dan akalngan akademisi di Indonesia.

Adanya labelisasi halal pada produk-produk pangan, kosmetika dan obatobatan akan memudahkan konsumen untuk mengidentifikasi suatu produk sehingga meskipun tanpa pengetahuan yang mendalam tentang bahan tambahan pada produk tersebut yang memungkinkan menggunakan bahan haram, masyarakat akan merasa aman ketika mengkonsumsi suatu produk yang telah berlabel halal. Selain itu dengan adanya label halal pada suatu produk dapat melindungi pengusaha dari tuntutan masyarakat dikemudian hari, dan juga dapat memperkuat dan meningkatkan image produk.

Secara umum ada 3 roadmap yang dikembangkan oleh Pusdi Halal, Roadmap dalam bidang riset seperti dalam gambar berikut

Sedangkan roadmap dalam bidang Pengabdian sebagai mana dalam Gambar berikut

Yang terakhir roadmap dalam bidang kerjasama, salah satunya adalah pendampingan Sertifikasi Halal

Peran HRCS UNS sebagai pusat Rujukan dalam Riset, Pengabdian dan Pendampingan Sertifikasi Halal

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll to top